Penjelasan Mengenai Tasmiyah atau Aqiqah

penjelasan-tasmiyah-atau-aqiqah

Aqiqah hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan dan ditekankan), bukan wajib. Aqiqah adalah menyembelih hewan yang disyariahkan seperti kambing dan sejenisnya dalam rangka mensyukuri ni’mat Allah karena kelahiran sang anak. Aqiqah sunnah dilaksakan pada hari ke-7 atau ke-14 atau ke 21 hari kelahiran anak.

Selain menyembelih 2 ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk perempuan, disunnahkan pula mencukur rambut bayi sampai habis, kemudian kepala bati diberi wewangian dan diberi nama. Seluruh rambut yang yang telah dicukur tadi ditimbang lalu orang tua sang bayi bersedekah dengan emas atau perak seberat timbangan rambut tersebut. Jika diperjelas lagi, orang tua yang mengqiqahkan anaknya melakukan hal-hal sebagai berikut:

  1. Menyembelih kambing.
  2. Mencukur rambut sang bayi hingga habis rambutnya.
  3. Memberikan wewangian di kepala bayi setelah dicukur rambutnya.
  4. Melakukan sedekah dengan uang senilai emas atau perak sesuai berat rambut yang ditimbang.
  5. Memberi nama.

Dari rangkaian 1 –5, yang paling pokok adalah melakuakn poin (1) yaitu menyembelih kambing. Dengan hanya melakuakn point (1) ini saja tanpa melakuan point-point selanjutnya maka aqiqah orang tua untuk anaknya sudah dianggap sah dan cukup. Dan sebaliknya, jika melakukan semua poin b (2) sampai dengan (5) tanpa melakukan penyembelihan (1) tentu tidak bisa dinamakan aqiqah.

Apakah teknis pelaksanaan aqiqah DIHARUSKAN harus mengundang tetangga kumpul di rumah kemudian memabaca yasin, maulid nabi dan ketika asyraqal bayi tersebut harus dikelilingkan ke seluruh undangan yang hadir? Jawabnya tentu tidak harus, tidak mesti. Tapi jika hal-hal tersebut dilakukan tentu baik sekali. Simpel sebetulnya, menyembelih kambing, dimasak dagingnya, kemudian dibagikan kepada faqir miskin atau tetangga atau kerabat atau siapa saja, boleh, beres! Simpel, kan?

Jadi, acara syukuran yang pernah ibu laksanakan dulu itu belum bisa dikatakan aqiqah. Acara tersebut lebih tepat dikatakan Acara Tasyakuran Kelahiran Anak.

Dan suatu saat jika ibu sudah mampu melaksanakan aqiqah, laksanakanlah. Bolehkah pemotongan hewan aqiqah dilakukan oleh orang lain? Tentu saja boleh. Sekarang ini sudah banyak pelaku bisnis yang menyediakan paket aqiqah dari mulai memotong hewan aqiqah, memasak sampai dengan packingnya. Bolehkah demikian? Ya boleh saja.

Jika sampai dengan hari ke-21 orang tua masih belum juga mampu melaksanakan aqiqah, maka aqiqah boleh dilaksanakan kapan saja di hari di mana orang tua tersebut mampu melaksanakannya sampai usia anak mencapai baligh bagi anak laki-laki dan haid untuk anak perempuan. Anak yang sudah baligh dan belum diaqiqahkan oleh orang tuanya, dia dibolehkan mengaqiqahkan un tuk dirinya sendiri di hari dimana dia mampu melaksanakannya.

Untuk anak laki-laki, kambing yang disembelih afdhalnya adalah 2 ekor, namun jika orang tua hanya mampu mengaqiqahkan dengan satu ekor saja, aqiqah tetap sah.


Wallahu a’lam.

You May Also Like
panduan-sujud-syukur
Read More

Panduan Sujud Syukur

Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang ketika mendapatkan nikmat atau ketika selamat dari bencana. Dalil Pensyari’atan…
arti-nasab-dalam-islam
Read More

Arti Nasab Dalam Islam

Dalam suatu pernikahan terutama pernikahan yang dilaksanakan sesuai syariat islam, tentunya bertujuan untuk membangun rumah tangga atau keluarga…
bolehnya memukul anak
Read More

Bolehnya Memukul Anak

Apakah boleh memukul anak? Bagaimana aturannya? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ…